top of page

SESSION #7 : EMULSIFIER

December 26, 2016 at 6:35pm



Emulsifier?? Is it necessary?


Hola Brews! Wilkomen back! ^_^


Sorry aga lama nih ga ngepost dikarenakan hadehhh, gawean kantor akhir taon ini bener-bener ada aja ga slese2 ^_^


However! happy to come back for lil bit refreshing topic for today.. oiya Anyway.. Merry Christmass buat temen-temen yg merayakan yaaa.. semoga berbahagia di hari natal bersama keluarga, kerabat dan sahabat, and happy holiday!


Nah, obrolan kita sore ini kembali ke postingan menarik bro Aditya Sundawa hari selasa lalu.. yg intinya dia bertanya.. “Mempersingkat proses steeping dgn tehnik emulsi atau penggunaan zat emulsi, apakah aman?”


Nah,, klo dibahas tuntas bisa 10 Sks + 2x mid test dah soal apa itu emulsifier dan apa aja sih emulsifier dan juga gw bukan orang yg paham bener dunia kimia, dan ga capable lah ya.. but let me share and explain my understanding lah ya.. dan semoga bisa membantu ^_^


gw persingkat aja alias di summarize lah ya..


intinya Emulsifier adalah zat yg mempunyai kemampuan untuk membentuk suatu sifat emulsi, terhadap zat lain yg ga bisa akur satu sama lain (mengikat zat lain) atau susah blending satu sama lain, nah si emulsifier ini agent nya yg bantu nyambungin, mendamaikan dua zat yg bertolak belakang itu.


Contoh simple.. air dan minyak kan musuhan bukan? Nah di damaikan (di satukan) sama si emulsifier ini jadi akur nyambung tuh air dan minyak kek (blending) kek pasutri baru nikah kemaren.. lengket akur kan? Heuhueheu..


Nah,, apa si hubungannya sama dunia vape? Or sama eLiquid brewing?


Sebelum langsung kesitu.. emulsifier sebenrnya sudah common di dunia food technology, ada beberapa zat emulsi yg kalian pasti tau produk komersialnya, seperti :


1. Letichins (E322) : ini paling common lah, emulsifier mix dr phospholipids such as phosphatidyl choline dan phosphatidylethanolamine, yg intinya zat ada di kuning telur dan kacang kedelai. Dan produknya tuh coklat, salad dressing macam mayonnaise,mustard dll, and ada juga di bakery.

2. Esters of monoglycerides of fatty acids (E472a-f) yg intinya ini natural fatty acids, biasa binding produk ice cream, cakes dan snack macam yg garing.

3. Mono- and diglycerides of fatty acids (E471) are semi-synthetic emulsifiers made from glycerol and natural fatty acids, yg produk jadinya tuh margarines, dll.


Trus apa hubungan komersial emulsifier diatas sama dunia vaping? Mungkin hampir ga ada.. ini sekilas info aja buat kalian, karena zat emulsifier komersil diatas itu ga aman untuk combustion atau kata lain di vaporized. So jangan coba piker mau pake 3 bahan di atas yaa.. wkwkwk..


So apa yg bisa dipakai di dunia eLiquid?



Nah, untuk stick to materi sore ini, seputar postingan bro Aditya sundawan, yg mana aman untuk vaping mungkin kita bicara soal Triethyl Citrate!


Apa sih Triethyl Citrate? Gw search di dunia food technology. TC ini fungsinya untuk mempertahankan zat yg foamy (berwujud busa) dan berguna di dunia kuliner, sifatnya ga ada rasa dan bau, dan di claim aman dan food grade.



TC ini sebenernya bukan murni zat emulsifier, di food tech dia dibilang pseudo-emulsifier yg act like emulsifier, nah di dunia eLiquid, tugas TC ini justru ngelem dan mempertahankan flavor, aroma dari essence yg kita mix tersebut biar ga terpecah belah dan hilang tenggelam.


Logikanya gini, semakin complex resep kalian buat.. katakanlah creamy style and pake lebih dr 8 essence nah penambahan TC bisa berperan positive mempertahankan resep kalian dari kehancuran ego masing2 flavornya. dan yg di harapkan mempertahankan masing-masing flavor bahkan yg weak flavors sekalipun, Hmmm.. menarik bukan? ^_^


Sifat positive lainnya si TC ini juga sebagai diluent agent, alias agen pengencer. Misalnya, mix recipe kalian terlalu kental. Jadinya susah homogen, ga bisa di tank, dll. Nah, yg common kan ya kita encerin pake PG, or Distilled Water atau pake Ethyl Alcohol. Tapi efek negativenya pun juga ada kan.. flavor eLiquid kita pun melemah karena perubahan ratio tersebut. Apalagi common things flavor yg kita pake kan PG Based macam TFA, CAP, FA dll.


Nah, si TC ini bisa membantu dalam hal ini. Kalian bisa add TC di dalam eliquid yg terlalu thick tadi untuk di encerin bareng PG just little %. Dan tetap mempertahankan flavor liquid yg sudah jadi tersebut.



Dari segenap positive nya apa ada negative nya?


Hmm.. so far nih, secara food tech TC aman untuk combustion and vaporize. And mungkin satu-satunya negative effect dari TC yg mana menurut gw sih subjektif ya. dan tergantung dari how you treat TC in your mix recipe juga. kalo di pake overflavoring Bakal kasih efek rasa plastic. So klo kalian mau coba start from 0.2% and jgn lebih dr 0.65%


Flavor apa yg ada zat TC ?


So far I know, sejenis dragon fruit, chai tea, dulce de leche, hazelnut, pomegranate, TFA Strawbery, actually, kalian bisa cek di MSDS nya Flavors masing vendor. Di web vendor biasanya ada sih. Macam TFA komplit dan jelas.


So back to questions.. apa bisa TC mempersingkat steeping time?


Ini IMHO, based on experience aja.. what I did was make 2 batch 30ml consist of 11 flavor in recipe with total flavoring 18.7% dan its basically creamy recipe.


Batch A without TC dan Batch B gw tetes 2 drop TC dan both batch mix ratio 30PG, 0 nic.


Batch A perlu waktu 13days untuk mateng, dan Batch B (with TC) perlu waktu 10days untuk mateng. Karena ini common recipe yg gw buat, so dengan add TC justru gw rasain yg harusnya jadi background flavor malah jadi nongol jelas. Artinya, fungsi TC bekerja dengan baik, lalu jusstru karena fungsinya mengikat dan memperkuat flavor juga, jadi aga sedikit tajam in the end, sharp notes but pleasant dan bukan merusak. Overall, gw lebih suka batch A gw krn that’s how the recipe goals. Tapi batch B (with TC) juga ga jelek cuman jadi beda sedikit dari definisi resep yg seharusnya, karena yg lemah jadi lebih noticeable daripada background notes. Sekali lagi ini subjektif dan base on my experience. Soal steeping akan lebih significant klo VG ratio tinggi. Mungkin bisa di pake di resep yg pake flavoring VG base macam Real Flavor, untuk mempercepat homogenisasi. Just IMO.


Nah so apa TC perlu di setiap resep?



Mungkin jawabannya ada di kalian, biar experience yg biacara dan mungkin pendapat gw bilang. TC mungkin ga untuk semua lidah dan ga semua resep. It works well untuk resep creamy dan yg bener-bener complex. But, in contrary, adding TC in your recipe won’t make your bad recipe change to good recipe.


Nah, sekian lah share sedikit tentang emulsifier yg aman untuk dipake di dunia vaping eliquid. Tapi tetep ya guys, know what you doing first ya before you try and menurut gw bisa berguna dan bisa juga ga perlu lah add TC dalam setiap resep kalian. Natural steeping with no added component more simple and measurable. ^_^


Okelah brews, semoga berguna dan bermanfaat dan apabila ada perbedaan ataupun kesalahan dr penjelasan gw ini mohon di luruskan jalannya ^_^ yukss corat coret ya ra opo lahh..


Tetep semunguutt.. safe DIY and Safe Vaping!



^_^

 
 
 

Comments


Post: Blog2_Post

Subscribe Form

Thanks for submitting!

©2019 by Don Coco's Corner. Proudly created with Wix.com

bottom of page